Adapun untuk perbedaan saham syariah dan konvensional saya jelaskan dalam bentuk tabel agar dapat lebih mudah memahami perbedaaannya.


alvininfo.com - Saham adalah surat berharga sebagai bukti terlibat modal kepada Perseroan Terbatas (PT). Dengan memiliki saham Perseroan Terbatas artinya pemegang saham berhak mendapatkan bagian hasil dari usaha yang dijalankan oleh Perseroan Terbatas. Keuntungan yang diperoleh pemegang saham dalam berinvestasi diinstrumen ini. Ada dua, yang pertama memperoleh keuntungan dari capital gain dan yang kedua dividen. Konsep ini dalam prinsip syariah biasa dikenal sebagai kegiatan musyarakah atau syirkah (Kerja Sama Usaha). 

Namun, tidak semua Perseroan Terbatas (PT) yang sudah menerbitkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dapat disebut saham syariah. Secara garis besar suatu saham bisa dikatakan saham syariah jika kegiatan usaha dan sistem keuangan dari perusahaan tersebut, memenuhi kriteria dan prinsip-prinsip syariah yang telah ditetapkan oleh Bapepam dan Otoritas Jaksa Keuangan. Saham Syariah adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan yang kegiatan usahanya tidak melanggar prinsip saham syariah.
Baca Juga : Cara Memulai Investasi Saham Syariah Bagi Pemula

Kegiatan usaha yang melanggar prinsip saham syariah :

  1. Perjudian dan segala permainan yang dilarang oleh islam.
  2. Keuangan konvensional.
  3. Kegiatan usaha yang memproduksi dan mendistribusikan makanan dan minuman yang tergolong haram seperti daging babi, darah, bangkai, minuman yang mengandung alkohol.
  4. Kegiatan usaha yang menyediakan barang atau jasa yang dapat merusak moral.

Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional

Adapun untuk perbedaan saham syariah dan konvensional saya jelaskan dalam bentuk tabel agar dapat lebih mudah memahami perbedaaannya.


            Saham Syariah

                  Saham Konvensional

  • Kegiatan usaha yang dijalankan
    sesuai prinsip syariah

  • Total utang berbasis bunga
    dibanding total aset tidak 
    lebih dari 45%.

    Perbandingannya
    45:55 artinya modal yang  
    tergolong halal masih lebih besar 
    dari hutang berbasis bunga

  • Pendapatan bunga dan tidak
    halal lainnya tidak boleh lebih
    dari 10% total pendapatan.
    Perbandingannya 1 : 10

  • Dalam melakukan transaksi
    jual beli saham syariah tidak
    boleh menggunakan fasilitas
    short selling dan margin trading
    karena melanggar aturan prinsip
    syariah

  • Dalam melakukan transaksi
    jual beli saham konvensional boleh
    menggunakan fasilitas short selling
    dan margin trading karena tidak ada
    larangan atau aturan khusus mengenai
    jual beli saham konvensional

  • Tidak ada screnning khusus
    mengenai kegiatan usaha perusahaan
    pada saham konvensional

  • Tidak ada screnning khusus
    mengenai sistem keuangan perusahaan
    pada saham konvensional

  • Saham Konvensional memiliki 
    beberapa jenis, diantaranya :

    1. Saham Atas Unjuk

    Saham tidak memiliki nama pemegang 
    saham dan saham atas unjuk sangat
    mudah untuk dialihkan

    2. Saham Atas Nama 

    Saham ini adalah kebalikan saham 
    atas unjuk. Selain itu, dalam proses
    perpindahan tangan perlu prosedur dan
    syarat tertentu.

    3. Saham Biasa
    4. Saham Preferen (gabungan antara
     obligasi dan saham biasa)


Saham Menurut Islam


Saham menurut agama islam?  Sebenaranya dalam agama islam, mendapatkan penghasilan dari hasil investasi saham adalah HALAL selama saham yang dibeli adalah berdasarkan panduan syariat islam seperti yang sudah saya terangkan diatas. Yang haram dalam islam adalah RIBA, yaitu bunga. Ada banyak ayat didalam Al-Quran, kurang lebih di delapan surah yang berbeda. Allah SWT berfirman didalam Al-Quran bahwa Riba adalah Haram.
  • Surah Al-Imran ayat 130
  • Surah An-Nisa ayat 161
  • Surah Al-Baqarah ayat 275
  • Surah Al-Baqarah ayat 276
  • Surah Al-Baqarah ayat 278 
Didalam surat yang saya sebut diatas Allah SWT berfirman  "......Tinggalkanlah Riba (Suku Bunga)". Selain itu Allah SWT berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 279 "Maka jika kamu tidak meninggalkan riba, maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu". Jadi dapat disimpulkan segala sesuatu yang berhubungan dengan Riba (Suku Bunga) adalah HARAM hukumnya terutama buat kalian yang menjadi pemeluk agama ini (muslim). 

Aplikasi Saham Syariah Terbaik Yang Terdaftar di OJK

Yang saya tahu mengenai aplikasi saham syariah terbaik yang sudah terdaftar di Otoritas Jaksa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia cukup banyak. Semua aplikasi dari setiap sekuritas sudah dilengkapi dengan fitur Sistem Online Trading Syariah (SOTS) sehingga user tidak perlu khawatir akan terjebak margin trading karena fasilitas margin trading dan short selling tidak tersedia difitur Sistem Online Trading Syariah (SOTS). Berikut adalah daftar aplikasi saham syariah terbaru 2021 :

      1. IPOT Syariah dari PT Indo premier Sekuitas. 
      2. HOTS Syariah dari PT Mirae Asset Sekuritas. 
      3. e-Smart Syariah dari PT BNI Sekuitas. 
      4. iTrimegah Syariah dari PT Trimegah Sekuritas Tbk.
      5. MOST Syariah dari PT Mandiri Sekuritas.
      6. POST Syariah dari PT Panin Sekuritas Tbk.
      7. PROFITS Syariah dari  PT Phintraco Sekuritas.
      8. D'ONE Syariah dari PT BRI Danareksa Sekuritas.
      9. Kresna Trader Syariah dari PT Kresna Sekuritas.
      10. KE Trade Syariah dari PT Maybank Kim Eng Sekuritas.
      11. STAR Syariah dari PT Samuel Sekuritas.
      12. RHB Trade Smart Syariah dari PT RHB Sekuritas.
      13. POEM Syariah dari PT Philip Sekuritas Indonesia.
      14. HPX Syariah dari PT Henan Putihrai Sekuritas.
      15. MNC Trade Syariah dari PT MNC Sekuritas.
      16. FAST Syariah dari PT FAC Sekuritas.
      17. SPOT Syariah dari PT Sucor Sekuritas.

Nah kira-kira seperti itu ya gaes perbedaan saham syariah dan konvensional. Semoga bermanfaat untuk kalian. Aaminn