Analisis fundamental saham adalah analisis yang berfokus pada fundamental perusahaan dan juga fundamental ekonomi. Jadi, dengan menerapkan analisis fundamental, kita akan fokus mempelajari kondisi perusahaan dan juga kondisi ekonomi


alvininfo.com - Analisis fundamental saham adalah analisis yang berfokus pada fundamental perusahaan dan juga fundamental ekonomi. Jadi, dengan menerapkan analisis fundamental, kita akan fokus mempelajari kondisi perusahaan dan juga kondisi ekonomi. 

Hanya saja, untuk analisis fundamental perusahaan kita akan mempelajari keuangan perusahaan, mempelajari bisnisnya, mempelajari manajemen bisnisnya, mempelajari manajemen, dan aspek fundamental dari perusahaan tersebut.

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, analisis fundamental saham akan berfokus pada perusahaan yang akan kita beli sahamnya. Kita akan menggunakan analisis fundamental untuk mempelajari kondisi bisnis suatu perusahaan. Poin-poin yang akan saya bahas mengenai cara analisis fundamental saham, diantaranya :

  • Model bisnis dan profil perusahaan
  • Manajemen perusahaan
  • Kinerja perusahaan
  • Kondisi keuangan perusahaan
  • Valuasi perusahaan
Baca Juga : Cara Berinvestasi Sukses ala Warren Buffett

Mengenal Cara Analisis Fundamental Saham


Pada dasarnya, cara analisis fundamental memiliki dua pendekatan yang bisa digunakan. dua pendekatan tersebut adalah pendekatan top down dan bottom up. Pada pendekatan top down, kita akan melakukan analisis mulai dari ekonomi makro sebuah negara, lalu ke sektor usaha atau bisnis perusahaan, baru dilanjutkan ke perusahaan atau emiten yang ingin kita beli sahamnya. Sedangkan pendekatan bottom up, yakni langsung berfokus pada perusahaan atau emiten yang ingin kita beli sahamnya. 

Mempelajari Model Bisnis dan Profil Perusahaan


Elemen pertama yang penting mengenai analisis fundamental adalah mempelajari profil dan model bisnis perusahaan. Seperti kata pepatah , tak kenal maka tak sayang. Bagaimana mungkin kita yakin berinvestasi di suatu perusahaan atau saham kalau kita sendiri tidak mengenal perusahaan tersebut.

Untuk itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengenali perusahaan yang ingin dibeli sahamnya. Misalkan Anda tertarik untuk membeli saham SIDO, maka Anda bisa pelajari dulu perusahaan SIDO tersebut. Untuk mempelajarinya anda bisa cek laman website perusahaan tersebut.

Carilah informasi seputar perusahaan tersebut, mulai dari kapan perusahaan berdiri, produk atau jasa yang dijual oleh perusahaan, dan banyak lagi. Pelajari betul perusahaan yang ingin dibeli sahamnya. Dari informasi ini kita bisa mengenal lebih dekat perusahaan tersebut.

Mempelajari Manajemen Perusahaan


Elemen kedua cara analisis fundamental saham adalah mempelajari manajemen perusahaan. Ini adalah elemen yang penting, bahkan tidak bisa ditawar. Ketika melakukan pembelian saham untuk kebutuhan investasi, pelajari betul manajemen yang mengelola dan mengendalikan perusahaan tersebut. Jangan pernah membeli saham dari perusahaan yang dikelola oleh manajemen yang tidak jujur dan tidak profesional. 

Alasannya karena hal ini bisa merugikan pemegang saham. Bisa jadi manajemen malah melakukan aksi-aksi yang merugikan pemegang saham, misalnya menerbitkan surat utang berlebihan tanpa terkendali, kinerja bisnis dibiarkan hancur, efisiensi bisnis tidak terjaga, dan melakukan aksi korporasi yang merugikan. Jika kinerja bisnis hancur atau jelek, maka pada akhirnya harga sahamnya akan hancur.

Cara menganalisis manajemen perusahaan bisa mulai dari mencari track record orang-orang yang duduk di jajaran direksi dan komisaris perusahaan tersebut, mempelajari internal perusahaan tersebut. Dengan cara bertanya kepada kerabat atau karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut. Jangan lupa pelajari juga pemberitaan dan rekam jejak perusahaan di masa lalu. Memang masa lalu tidak bisa menjadi acuan untuk mengukur masa depan tetapi tidak ada salahnya menelusuri rekam jejak perusahaan yang sahamnya ingin Anda beli.

Kinerja Perusahaan


Kinerja sebuah perusahaan dapat kita ukur dari penjualan atau pendapatan dan laba bersihnya. Semakin besar keduanya tentu semakin baik. Untuk mengetahui pendapatan dan laba bersih perusahaan kita bisa mengamatinya melalui laporan keuangan yang diterbitkan oleh emiten. 

Hanya melalui laporan keuangan kita bisa tahu kinerja perusahaan dari waktu ke waktu, juga kondisi keuangan perusahaan. Bursa Efek Indonesia hanya menyediakan laporan keuangan 3 tahun terakhir. Untuk mendapatkan laporan keuangan dengan periode yang lebih lama, Anda bisa akses langsung di website resmi perusahaan.


Kondisi Keuangan Perusahaan


Setelah anda mendapatkan laporan keuangan emiten. Selanjutnya coba baca dan telusuri laporan keuangan emiten lebih lanjut. Nanti, Anda akan menemukan beberapa bagian seperti berikut.
  • Laporan posisi keuangan. Yang ditampilkan bagian mengenai posisi keuangan terbaru perusahaan.

    Bagian Kondisi Keuangan Perusahaan

  • Laporan laba rugi.  Bagian ini menampilkan kinerja laba ataupun rugi perusahaan dalam periode tertentu.

    Laporan laba rugi

  • Laporan perubahan ekuitas perusahaan. Yang ditampilkan bagian ini mengenai posisi dan perubahan yang terjadi pada ekuitas perusahaan.

    Laporan perubahan ekuitas

  • Laporan arus kas, menampilkan posisi dan perubahan yang terjadi pada arus kas perusahaan dalam suatu periode.

    Laporan arus kas

  • Catatan atas laporan keuangan. Bagian ini akan menampilkan catatan dan penjelasan rinci dari setiap pos keuangan yang Anda temukan di laporan-laporan sebelumnya. Selain membaca laporan-laporan tadi, Jangan lupa Anda baca juga catatan atas laporan keuangannya.

    Catatan AtasLaporan Keuangan



Valuasi Perusahaan


Dengan valuasi, kita jadi tahu nilai (value) suatu perusahaan. Mudahnya, dengan menghitung valuasi kita akann tahu nilai dari sebuah saham. Nah selanjutnya kalian bisa bandingkan nilai tersebut dengan harga saham yang akan dibayarkan.

Proses ini penting karena ketika kita ingin membeli suatu barang, tentu kita ingin membeli barang tersebut dengan harga yang wajar. Bahkan kalo bisa, belinya di harga yang lebih murah. Apalagi kalau mau membeli bisnis, tentu kita berharap bisa membeli di harga yang wajar. Bahkan kalau bisa di harga diskon.

Untuk melakukan valuasi saham, ada bermacam metode yang bisa digunakan tetapi metode yang saya pakai untuk melakukan valuasi memakai Price Earning Ratio dan Price Book Value Ratio.

Cara Sederhana : Valuasi PER


Salah satu cara menilai valuasi saham adalah memakai metode Price Earning Ratio (PER). Cara menghitung valuasi PER dengan cara membandingkan harga saham dengan laba bersih per lembarnya (EPS). 

Cara Sederhana : Valuasi PBV


Selain memakai metode PER, kita juga bisa memakai metode valuasi Price Book Value Ratio (PBV). Cara menghitung PBV yaitu membandingkan harga saham dengan nilai buku perusahaannya.

Cara menilai suatu saham mahal atau murah dengan menggunakan metode valuasi PER dan PBV

  • Membandingkan PER saham dengan PER IHSG
  • Membandingkan PER dan PBV dengan perusahaan sejenis
  • Membandingkan PER dan PBV perusahaan secara historis

Rasio Analisis Fundamental Saham Yang Wajib Diketahui

  • Gross profit margin adalah perbandingan laba kotor dengan penjualan
  • Operating profit margin adalah perbandingan laba operasi dengan penjualan
  • Net profit margin adalah perbandingan laba bersih setelah pajak dengan penjualan
  • Return on equity adalah perbandingan laba bersih dengan ekuitas
  • Return on assets adalah perbandingan laba bersih dengan assets
  • Debt to euqity ratio adalah perbandingan total ekuitas dengan total liabilitas

  • Current Ratio adalah pebandingan antara aset lancar dengan liabilitas jangka pendek